Media Sosial anak tahun 90an sebelum Facebook

Sebelum era Facebook, Twitter, dan yang lagi happening banget: Instagram, millenials pernah merasakan serunya aneka media sosial jadul. Medsos-medsos ini bisa jadi adalah nenek moyang atau sumber inspirasi bagi medsos yang berjaya saat ini lho.Mungkin gak banyak Generasi Z yang udah pernah mencoba situs dan aplikasi ini. Tapi bagi generasi sebelumnya, 6 media sosial jadul ini punya nilai nostalgia banget.

1. Friendster
Sebelum negara Mark Zuckeberg menyerang, ada Friendster yang jadi standar anak gaul pada era 2000-an. Ada satu fitur yang unik banget dari media sosial ini: bisa lihat siapa saja yang sudah visit profile kamu! Selain itu kamu bisa modifikasi profile page seseru mungkin. Entah diganti font, background, di-embed video, musik, sampai animasi glitter. Kalau sekarang ingat profilku lagi rasanya malu-malu kangen gimana gitu. Norak banget, tapi juga bangga!Sudah lumayan lama sih Friendster mulai sepi walau mereka sudah beberapa kali bertransformasi untuk mencoba keeping up dan gagal. Tapi baru pada tahun 2015 mereka baru benar-benar menutup servisnya sebagai sosial media.

2. Multiply
Multiply mungkin memang gak bisa melampaui popularitas Friendster, namun sempat jadi salah satu spotlight di era awal-awal media sosial dulu. Anak 90-an pasti inget lah ya, pada masa itu rasanya gak hits kalau gak nyobain semua media sosial.Multiply punya banyak fitur yang sebenarnya lebih menggiurkan dari Friendster lho. Mulai dari sharing musik dan video (zaman YouTube dan Spotify belum jadi sumber utama hiburan nih guys), sampai platform buat online shopping (waktu Tokopedia dan Shopee belum ada nih guys).

Sayangnya sejak tahun 2013 layanan sosial media plus e-commerce ini tutup karena gak bisa profit dan akhirnya bangkrut. Padahal aku pas lagi suka-sukanya belanja di Multiply tuh.

3. mIRC
Siapa yang masih ingat sapaan “ASL PLS?” Saat era awal internet mulai awam dipakai masyarakat luas, mIRC adalah salah satu penghubung yang paling populer di dunia maya. Rasanya saat itu keren banget bisa ngobrol dengan siapa pun di mana pun, bahkan dari belahan dunia berbeda. Selain itu ada banyak kegiatan lagi yang bisa kamu lakukan mulai dari mengunduh file sampai main games. Kalau zaman sekarang bisa dikatakan versi lebih sederhananya seperti aplikasi Telegram.

4. mig33
Aplikasi satu ini sempat booming saat sistem operasi handphone masih didominasi Symbian nih. Chatting jadi lebih mudah karena ada aplikasi mig33 yang bisa diinstal di HP dan bisa kamu pakai di mana saja. Waktu belum zamannya Tinder, banyak orang yang jadian karena kenalan lewat mig33! Awalnya chatting doang, lalu kopi daratan, eh ternyata cocok. Sering ada event komunitas juga. Wah masa-masa sebelum ada Whatsapp nih.Dan semakin besar perkembangan teknologi, mig33 pun semakin ditinggalkan. Sempat rebranding jadi Migme, namun pada 2017 akhirnya layanan dan website mereka tetap offline juga.

5. Yahoo! Messenger
Yahoo! sempat jadi penguasa internet sebelum Google jadi raksasa seperti sekarang. Saat itu, hampir semua orang menggunakan layanan email dari Yahoo! dan akhirnya bisa dengan mudah terhubung antara satu-sama lain lewat aplikasi chatting mereka. Dibandingkan mIRC, Yahoo! Messenger tampak lebih sophisticated, ramah pengguna, dan mudah digunakan. Gak heran kalau aplikasi ini sempat jadi salah satu messenger client paling laris di dunia.

Lambat laun, seiring perkembangan teknologi mobile, aplikasi-aplikasi lain semakin ringan, mudah dipakai dan lebih disukai daripada YM. Apalagi orang-orang sudah mulai meninggalkan penggunaan email Yahoo! dan beralih ke GMail. Akhirnya pada 2016 layanan ini resmi ditutup. Huhu, sedih.

6. MySpace
Gak lama setelah Friendster booming, ada lagi sosial media yang jadi terobosan baru pada masanya. Gak hanya pamer status atau foto kamu juga bisa berkomunikasi dengan idolamu karena MySpace memang temanya lebih menyasar para penggemar musik.Pada masa itu gak semua seleb dan musisi punya sosmed sehingga bisa diajak ngobrol kaya sekarang. MySpace pun jadi tempat musisi atau seleb untuk eksis di dunia maya biar semakin dekat dengan fans, dan mempermudah promosi karya mereka.

Bayangin di zaman itu bisa komen di profil Myspace MUSE atau Beyonce dan dibalas oleh mereka saja rasanya seneng banget. Apalagi belum model yang namanya admin-adminan, jadi rasanya seolah di-notice idola sendiri.Sampai sekarang situs sosial media ini masih ‘hidup’ tetapi sudah gak seperti dulu lagi. Masih ada sih yang datang karena penasaran dan pengen lihat lagi moment-moment alay mereka di masa lalu. Tapi pengguna juga dihimbau hati-hati karena ada risiko kebocoran data yang konon bisa terjadi di MySpace.

Itulah tadi 6 media sosial jadul yang bikin nostalgia banget. Ternyata sebagian besar sudah sirna ditelan zaman, guys. Sejak munculnya Facebook, Twitter, dan aplikasi chat seperti WhatsApp yang jadi game changer di dunia media sosial, banyak banget yang gak bisa keeping up dan akhirnya tergerus zaman. Tapi bagaimana pun juga, mereka pernah memberi kenangan tak terlupa ya bagi kita!

Source : https://hype.idntimes.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *